sejarah algoritma

 Awalnya, algoritma adalah istilah yang mengacu pada aturan aritmatika yang berguna untuk memecahkan masalah menggunakan angka Arab. Pada tahun 1950, kata algoritma pertama kali digunakan dalam “Algoritma Euclidean”. Euclid, seorang matematikawan Yunani (lahir pada 350 M)

Pengertian Algoritma

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), algoritma merupakan prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas. Ia juga bisa dikatakan sebagai langkah-langkah terstruktur untuk melakukan sesuatu hingga mencapai tujuan yang kita inginkan.

Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Al Khawarizmi pada abad ke-9. Beliau adalah seorang ahli geografi, sejarah, astronom, serta matematikawan pada masanya.  Penemuan konsep ini menjadikan beliau disebut sebagai Bapak Algoritma.

Al-Khawarizmi Bapak Algoritma

Algoritma juga terbagi dalam beberapa jenis, antara lain sekuensial, percabangan, serta perulangan

Penemu algoritma adalah Al Khawarizmi, seorang jenius yang mahir dalam matematika, geografi, astronomi, dan lain sebagainya. Dalam bukunya The History of Arab, Phillip K. Hitti menyebut Al Khawarizmi sebagai tokoh utama pada awal sejarah matematikan Arab

Al-Khawarizmi Bapak Algoritma

Contoh Penerapan Algoritma

  • Algoritma Memasak Resep Masakan. ...
  •  Algoritma Mencuci Pakaian. ...
  • Algoritma Navigasi atau Petunjuk Arah. ...
  • Algoritma Pemilihan Pakaian. ...
  •  Algoritma Mengantri di Supermarket. ...
  • Algoritma Mengatur Keuangan Pribadi. ...
  • Algoritma Pencarian di Internet.

Kata algoritma berasal dari nama matematikawan Persia abad ke-9, Muḥammad bin Mūsā al-Khwārizmī, yang nisbah-nya (yang mengidentifikasikannya sebagai seseorang yang berasal dari Khwarezmia) dilatinkan sebagai Algoritmi (bahasa Persia yang diarabkan: الخوارزمی sekitar: 780-850).

Komentar